Sosialisasi Germas Tingkat Desa Sindangasih Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Cikatomas

Pembukaan Pelatihanjejakdigital- Jumat 13/12/2019,Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya bekerjasama dengan Pemerintah Desa , Bidan Desa,serta Mantri desa Sosialisasi Germasdan penangana Stunting  Di Desa sindangasih.

Kegiatan Sosialisasi dimaksudkan untuk mengajak masyarakat khususnya di wilayah kerja UPT Puskesmas Cikatomas  untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang mana kegiatan ini harus dilakukan bersama – sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran. kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Foto Kegiatan AcaraKegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat : Peningkatan Aktivitas Fisik, Peningkatan Perilaku Hidup Sehat, Penyediaan Pangan Sehat dan Percepatan Perbaikan Gizi, Peningkatan Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit, Peningkatan Kualitas Lingkungan, Peningkatan Edukasi Hidup Sehat.  Pada Periode Ini GERMAS fokus dengan kegiatan :  MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK, KONSUMSI SAYUR DAN BUAH, MEMERIKSA KESEHATAN SECARA BERKALA.

Kunjungi Jejak digital

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat melakukan gerakan masyarakat sehat serta memberikan informasi terkait penanggulangan Stunting, bertempat di Aula desa Sindangasih

 (13/12/2017).

Peserta yang hadir dalam sosialisasi tersebut berjumlah sekitar 100 orang terdiri dari unsur Tenaga Kesehatan,  , pemerintah Desa , Tokoh Masyarakat , kader Posyandu, Kader PKK, MUI, dan Seluruh masyrakat terkait di wilayah Desa sindangasih. Acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Sindangasih . Kayat sunaryat  mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat, gerakan hidup sehat yang dimaksud meliputi : melakukan aktifitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban.

Sementara Tim Dari kecamatan Cikatomas “Nurdewi A Rahayu ,SKm ” memaparkan, fokus dari sosialisasi ini adalah masalah stunting. Berdasarkan data yang di adopsi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di desa sindangasih  untuk Intervensi Stunting. Sistem kesehatan di wilayah kita sudah baik, hal ini terlihat dari komitmen Pemerintah untuk fokus terhadap kesehatan ibu dan anak, sebagai bentuk nyatanya yaitu dengan kawasan tanpa rokok, adanya grup jejaring peduli kesehatan ibu dan anak sehingga jika ada permasalahan ibu dan anak di masyarakat dapat bergerak cepat dan langsung dapat ditangani.

Mila Amelia Rahman A.Md.Gz   selaku narasumber kedua dari  Puskesmas Cikatomas   Ahli kesehatan dan pemberdayaan masyarakat Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menguatkan bahwa stunting perlu untuk perhatikan karena ini adalah masalah yang serius. Stunting merupakan  satu titik masalah gizi kronis yang disebabkan oleh  asupan pangan/gizi yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Sehingga antara asupan pangan/gizi dengan kesehatan harus seimbang. kurangnya gizi dan keterlambatan pertumbuhan menyebabkan kekerdilan fisik pada balita.

Stunting terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Mari kita bersama-sama mendukung dan melaksanakan program GERMAS sehingga stunting khususnya di  Desa sindangasih  dan masyarakat Desa Sindangasih  senatiasa sehat (Mila Amelia Rahman A.Md.Gz  )

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*