PPDP Desa Sindangasih Siap Melaksanakan Coklit Serentak Pada Tanggal 20 Januari 2018

Ikuti Kami

    Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sindangasih Dari kiri Abdul Halim Amaruloh (divisi Program ) Tengah Asep Juhendar ( Ketua) Kanan Budi Kusnandar (Divisi Logistik )Sindangasih.desa.id-Desa sindangasih merupakan salah satu desa yang masuk pada Daerah yang mengikuti PILKADA Serentak dari 171 daerah di Indonesia. Sebab, itu PPDP Desa Sindangasih  akan  memulai kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) pada 20 Januari 2018

Sindangasih.desa.id- Desa sindangasih merupakan salah satu desa yang masuk pada Daerah yang mengikuti PILKADA Serentak dari 171 daerah di Indonesia. Sebab, itu PPDP Desa Sindangasih  akan  memulai kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) pada 20 Januari 2018.
Kegiatan coklit pada hari pertama tersebut akan dilakukan secara serentak. Namun kegiatan coklit sendiri akan berlangsung selama sebulan hingga 18 Februari 2018.
Ketua PPS itu BAPAK Asep Juhendar mengatakan, petugas panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) akan berkunjung ke rumah warga secara door to door untuk melakukan coklit data pemilih tetap (DPT) terakhir hasil sinkronisasi dengan daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4).

“Pemilih pasti akan siap-siap. ‘Jangan-jangan nanti datang ke tempat saya, saya belum punya KTP elektronik. Jangan-jangan pas petugas datang, saya lagi pergi.’ Makanya perlu PPDP dan pemilih berkomunikasi kapan bisa bertemu,” kata Asep Juhendar (15/1/2018)
Asep Juhendar menjelaskan, kegiatan coklit akan dilakukan oleh sebanyak Tujuh  petugas PPDP. Pada kegiatan coklit serentak tanggal 20 Januari sampai 18 Februari 2018.

Abd Halim Amaruloh Divisi Program dan Teknis PPS Desa Sindangasih menjelaskan, dalam kegiatan coklit ini, secara teknis petugas PPDP berkunjung dari rumah ke rumah.
“Mereka membawa data DP4, itu dicek dari rumah ke rumah. Apakah benar di rumah ini ada tiga atau empat orang yang sudah masuk hak pilih, dicek tanggal lahirnya, penulisan nama, jenis kelamin, alamat rumah, dan seterusnya,” ucap A Halim Amaruloj
Bahkan, kata Abd Halim, petugas PPDP juga harus mendata anggota keluarga yang sudah memiliki hak pilih tetapi belum terdata.
“Mereka harus bekerja sungguh-sungguh mendatangi rumah ke rumah setiap warga dan melaksanakan prosedur ini dengan benar. Mencatat yang harus dicatat, dan mencoret yang harus dicoret,” katanya.
Adapun hal hal yang akan di lakukan PPDP adalah

1. mencatat pemilih yang telah memenuhi syarat, tetapi belum terdaftar dalam daftar pemilih.

2. memperbaiki data pemilih apabila terdapat kesalahan

3. mencoret pemilih yang telah meninggal.

4. mencoret pemilih yang telah pindah domisili ke daerah lain.

5. mencoret pemilih yang telah berubah status sipil menjadi status TNI atau POLRI.

6. mencoret pemilih yang belum genap berumur 17 tahun dan belum kawin/menikah pada hari pemungutan suara.

7. mencoret data pemilih yang dipastikan tidak ada keberadaannya,

8. mencoret pemilih yang terganggu jiwa/ingatannya berdasarkan surat keterangan dokter

9. mencoret pemilih yang sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

10. mencatat pemilih berkebutuhan khusus pada kolom jenis disabilitas

*11*. mencoret pemilih yang berdasarkan identitas kependudukan bukan merupakan penduduk pada daerah yang menyelenggarakan pemilihan.

Penulis : Rony Amaruloh

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan